Websiteedukasi.com – Materi MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) adalah kegiatan Sekolah/Madrasah yang di laksanakan pada awal tahun pelajaran untuk memperkenalkan peserta didik baru pada sekolah yang mereka pilih.
Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) merupakan kegiatan awal yang dilaksanakan pada permulaan tahun ajaran untuk membantu peserta didik mengenal lingkungan sekolah, warga sekolah, budaya sekolah, serta berbagai aturan yang berlaku.

Baca Juga : Pedoman MPLS Tahun Pelajaran 2026/2027
Kegiatan ini menjadi sarana bagi murid baru untuk beradaptasi dengan lingkungan belajar yang baru sehingga mereka merasa aman, nyaman, dan siap mengikuti proses pendidikan. MPLS dilaksanakan dengan prinsip ramah anak, edukatif, menyenangkan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai karakter dan budaya positif.
1. Gerakan Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat
Materi ini bertujuan menanamkan kebiasaan-kebiasaan baik yang dapat membentuk karakter peserta didik sejak dini. Kebiasaan positif yang dilakukan secara rutin akan membantu murid menjadi pribadi yang disiplin, mandiri, bertanggung jawab, dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Melalui materi ini, peserta didik diajak memahami pentingnya menjaga kesehatan, menghargai waktu, rajin belajar, beribadah sesuai keyakinan masing-masing, serta membiasakan diri berbuat baik kepada orang lain. Kebiasaan-kebiasaan tersebut diharapkan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari sehingga membentuk generasi yang berkarakter kuat dan berakhlak mulia.
2. Pagi Ceria
Pagi Ceria merupakan kegiatan yang bertujuan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sejak awal hari. Kegiatan ini dapat dilakukan melalui berbagai aktivitas positif seperti senam bersama, menyanyikan lagu kebangsaan, doa bersama, literasi pagi, maupun permainan edukatif yang membangun semangat belajar.
Melalui Pagi Ceria, peserta didik diharapkan memiliki kesiapan fisik dan mental sebelum mengikuti pembelajaran. Selain itu, kegiatan ini juga dapat mempererat hubungan antara murid, guru, dan seluruh warga sekolah sehingga tercipta lingkungan belajar yang harmonis dan penuh semangat.
3. Sopan dan Santun Bermedia Sosial
Di era digital sekarang ini, media sosial menjadi sebuah bagian dari kehidupan sehari-hari. Oleh karena itu, peserta didik perlu memahami cara menggunakan media sosial secara bijak, aman, dan bertanggung jawab.
Materi ini memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga etika dalam berkomunikasi di dunia digital, menghormati privasi orang lain, serta menghindari penyebaran informasi yang tidak benar. Peserta didik juga diajak untuk menggunakan media sosial sebagai sarana belajar, berbagi inspirasi, dan menyebarkan hal-hal positif yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dengan memahami etika bermedia sosial, murid diharapkan mampu menjadi pengguna teknologi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.
4. Budaya Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun (5S)
Budaya 5S merupakan salah satu bentuk pembiasaan karakter yang diterapkan di lingkungan sekolah. Senyum, salam, sapa, sopan, dan santun merupakan perilaku sederhana yang dapat menciptakan suasana sekolah yang ramah, nyaman, dan penuh rasa kekeluargaan.
Melalui materi ini, murid diajarkan untuk menghargai guru, tenaga kependidikan, teman, dan seluruh warga sekolah. Kebiasaan menyapa dengan ramah, mengucapkan salam ketika bertemu, serta berbicara dengan bahasa yang santun akan membantu membangun hubungan sosial yang baik.
Penerapan budaya 5S juga dapat menumbuhkan rasa saling menghormati, toleransi, dan kepedulian antar sesama sehingga tercipta lingkungan sekolah yang aman dan menyenangkan.
5. Pengenalan Lingkungan dan Warga Sekolah
Peserta didik perlu mengenal berbagai fasilitas yang tersedia di sekolah, seperti ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, ruang UKS, tempat ibadah, kantin, dan sarana pendukung lainnya. Selain itu, murid juga diperkenalkan kepada kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, serta teman-teman baru.
Melalui kegiatan ini, peserta didik akan lebih mudah beradaptasi dan memahami fungsi setiap fasilitas yang ada untuk mendukung proses pembelajaran.
6. Tata Tertib dan Budaya Positif Sekolah
Setiap sekolah memiliki aturan yang harus dipatuhi oleh seluruh warga sekolah. Materi ini memiliki tujuan memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai tata tertib, hak dan kewajiban murid, serta berbagai budaya positif yang diterapkan di sekolah.
Dengan memahami aturan sejak awal, peserta didik diharapkan mampu menjaga kedisiplinan, bertanggung jawab terhadap tugas dan kewajibannya, serta menciptakan lingkungan belajar yang tertib dan kondusif.
Penutup
Materi MPLS Tahun Ajaran 2026/2027 dirancang untuk membantu peserta didik mengenal lingkungan sekolah sekaligus membangun karakter yang positif. Melalui berbagai materi tersebut, murid diharapkan mampu beradaptasi dengan baik, memiliki semangat belajar yang tinggi, berperilaku santun, serta menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. MPLS bukan sekadar kegiatan perkenalan sekolah, tetapi merupakan langkah awal dalam membentuk peserta didik yang unggul dan berakhlak mulia.
Dapatkan Update Artikel Via Saluran Whatsapp Gratis!