Macam-macam Lomba Gabungan Dalam Atletik

Posted on

Lomba Gabungan Dalam Atletik ~ Dalam perlombaan Atletik, disamping terdapat perlombaan yang bersifat tunggal (satu jenis nomor berdiri sendiri), teradapa pula lomba gabungan. Dalam lomba gabungan ini setiap peserta harus mengikuti dan menyelesaikan semua jenis (event) yang dilombakan. Samapai saat ini ada empat macam loma gabungan yang sering dilombakan, yaitu : Trilomba, Pancalomba, Saptalomba, dan Dasalomba.

A. Trilomba
Jenis yang dilombakan tergantungan dari ketentuan atas dasar kebutuhan, situasi dan kondisi setempat. Dalam hal ini panitia dapat dan boleh menentukan. Misalnya terilomba antar siswa SMP atau SMA putra dan putri.

  1. Lari 100 meter
  2. Lompat Jauh
  3. Tolak Peluru
Atau
  1. Lari 100 meter
  2. Lompat tinggi
  3. Lempar lembing
Atau jenis nomor yang lain lagi.
B. Pancalomba
Inipun tergantung dari kebutuhan dan kemampuan panitia serta kemampuan para calon peserta yang direncanakan akan ikut ambil bagian, misalnya :
  1. Lari 100 meter
  2. Lompat jauh
  3. Tolak peluru
  4. Lompat tinggi
  5. Lari 100 meter
Sedangkan contoh dibawah ini adalah jenis yang dilombakan dalam perlombaan yang diselenggarakan oleh PASI atau perlombaan tingkat nasiona/Internasional lainnya, walaupun akhir-akhir ini sudah jarang dilombakan :
  1. Lompat jauh
  2. Lempar lembing
  3. lari 200 meter
  4. lempar cakaram
  5. lari 1500 meter
Hari I  : 100 meter gawang, tolak peluru, lompat tinggi
Hari II : Lompat Jauh, 800 meter
(dalam kongres IAAF di Moskow sebelum Olympiade 1980 diperoleh kata sepakat untuk merubah pancalomba wanita tersebut menjadi tujuh/Saptalomba atau Heptatlon).
C. Saptalomba

Hari I  : 100 meter, lompat jauh, lempar lembing, 200 meter.
Hari II : Lompat tinggi, tolak peluru, 800 meter

D. Dasalomba
Dasalomba (khusus untuk pria) terdiri dari 10 (sepuluh) event:

Hari I  : 100 meter, lompat jauh, tolak peluru, lompat tinggi dan 400 meter
Hari II : 110 meter Gawang, lempar cakram, lompat tinggi galah, Lempar lembing, dan 1500 meter

Dengan demikian jelaslah bahwa lomba gabungan ini, terutama lempar lembingan dan 1500 meter, benar-benar mgabungan ini harus benar-benar memiliki bakat erupakan macam perlombaan yang cukup dan bahkan sangat berat. Atlet yang memiliki atau mengikuti lomba gabungan ini harus benar-benar memiliki bakat dan kemampuan jasmani amaupun rohani.

Itulah sebabnya atlet Saptalomba dan Dasalomba disamping telah memiliki bekal utama yang yang berupa baka, harus pula mendapatkan bentuk dan jenis latihan yang lebih banyak dan lebih berat dibanding dengan atlet yang memiliki perlombaan ttunggal.

Sedangkan beberapa ketentuan dan peraturan lomba gabungan ini (termasuk penentu pemenangnya) dapat dilihat pada peraturan perlombaan.

Beberapa kententuan yang berlaku pada Lomab Gambungan sebagi berikut :

  1. Bila mengikuti perlombaan yang satu dengan nomor perlombaan yang lain/berikutnya diberikan interval waktu sedikitnya selama 30 menit
  2. Urutan perlombaan untuk tiap-tiap nomor dapat diundi secara terpisah (urutan untuk nomor lompat jauhdapat berbeda dengan lempar lembing, dan seterusnya.
  3. Untuk tisap-tiap lomba berlaku pula semua ketentuan perlombaan, kecuali :
    a. Dalam lomba nomor lari, 3 kali melakukan start salah dikeluarkan dari perlombaan itu.
    b. Dalam lompat jauh dan tiap-tiap nomor lempar, setiap peserta diberi hak melompat/melempar masing-masing sebanyak 3 kali (bergantian).
  4. Peserta yang tidak mengikuti salah satu dari semua nomor yang dilombakan, dilarang meneruskan perlombaannya dan dinyatakan gugur untuk seluruh lomba yang diikuti.
  5. Pemenangnya adalah peserta yang memperoleh jumlah nilai terbanyak yang ditentukan berdasarkan Scoring Table IAAF.
  6. Bial terjadi hasil sama, pemenangnya adalah peserta yang memperoleh nilai tertinggi dalam lebih banyk nomor. Bila masih sama, pemenangnya adalah peserta yang mengumpulkan nilai tertinggi dalam satu nomor.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *