Kepmendikbud 719/P/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum Satuan Pendidikan dalam Kondisi Khusus

Posted on

Websiteedukais.com – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan telah menetapkan keputusan tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum Pada Satuan Pendidikan Dalam Kondisi Khusus, pedoman ini di diterbitkan dikarenakan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar masih dalam masa pandemi covid-19.

Bagi Satuan Pendidikan pada PAUD, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah yang berada pada daerah yang ditetapkan sebagai daerah dalam Kondisi Khusus oleh Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah dapat melaksanakan Kurikulum sesuai dengan kebutuhan pembelajaran bagi Peserta Didik.

Pelaksanaan Kurikulum pada Kondisi Khusus ini bertujuan untuk memberikan fleksibilitas bagi Satuan Pendidikan untuk menentukan Kurikulum yang sesuai dengan kebutuhan pembelajaran Peserta Didik.

Untuk ketentuan pemenuhan beban kerja guru minimal 24 (dua puluh empat) jam tatap muka dalam satu minggu dikecualikan bagi pendidik pada Satuan Pendidikan dalam Kondisi Khusus.

Berdasarkan Keputusan Menteri Nomor 719/P/2020, Pelaksanaan Kurikulum pada Kondisi Khusus harus memperhatikan:
a. usia dan tahap perkembangan Peserta Didik pada PAUD; dan
b. capaian kompetensi pada Kurikulum, kebermaknaan, dan kebermanfaatan pembelajaran untuk Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah termasuk pada pendidikan khusus dan program pendidikan kesetaraan.

Satuan Pendidikan pada Kondisi Khusus dalam pelaksanaan pembelajaran dapat tetap mengacu pada Kurikulum nasional yang selama ini dilaksanakan oleh Satuan Pendidikan dan untuk kurikulum nasional untuk PAUD, SD, dan SMP, SMA, dengan KI dan KD disederhanakan untuk Kondisi Khusus yang ditetapkan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan. Kurikulum nasional untuk SMK dengan kompetensi inti dan kompetensi dasar yang disederhanakan untuk Kondisi Khusus yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi.

Satuan Pendidikan yang berada dalam kondisi khusu dapat melakukan penyederhanaan kurikulum secara mandiri.
dan juga tidak diwajibkan untuk menuntaskan seluruh capaian kurikulum untuk kenaikan kelas atau kelulusan.

Asesmen dalam Kondisi Khusus tetap dilaksanakan berdasarkan prinsip valid, reliabel, adil, fleksibel, otentik, dan terintegrasi. Hasil asesmen digunakan oleh pendidik, Peserta Didik, dan orang tua/wali sebagai umpan balik dalam perbaikan pembelajaran.

Informasi lebih lengkpa bisa anda dapatkan dengan mendownload Kepmendikbud No. 719/P/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum Pada Satuan Pendidikan Dalam Kondisi Khusus melalui tuutan link di bawah ini:

Kepmendikbud 7/p/2020.pdf, Unduh

Download Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tentang Pedoman Pelaksanaan Kurikulum Pada Satuan Pendidikan Dalam Kondisi Khusus yang dapat di sampaikan, semoga bermanfaat untuk kita semua. Terima kasih atas kunjungannya.

Ikuti websiteedukasi.com di aplikasi Google News dengan cara Following (temukan feed website edukasi di bagian Following/Mengikuti) untuk mendapatkan informasi atau berita terbaru dengan sangat mudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *